Publik Apresiasi Empati Kapolres Klaten Selamatkan Bayi Terlantar, Kepemimpinan Humanis yang Patut Diteladani

ANALISA TIMES

- Redaksi

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:29 WIB

5022 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 1 JULI 2026 | Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI) memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Klaten, AKBP Moh. Faruk Rozi, S.H., S.I.K., M.Si., atas kepedulian dan empati yang ditunjukkan terhadap bayi perempuan yang ditemukan terlantar di kebun jagung Desa Sekarsuli, Kabupaten Klaten.

Ketua Umum DPP LPPI, Dedi Siregar, menilai langkah cepat Kapolres Klaten bersama Bhayangkari Cabang Klaten yang mengunjungi bayi tersebut di Rumah Sakit Tegalyoso pada Senin (29/6/2026) atas kepedulian dan empati yang ditunjukkan dalam penanganan kasus bayi terlantar di Kabupaten Klaten. Sikap cepat dan penuh rasa kemanusiaan yang ditunjukkan Kapolres bersama jajaran Polres Klaten serta Bhayangkari dinilai sebagai bentuk nyata kepemimpinan yang humanis dan berpihak kepada nilai-nilai kemanusiaan.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengapresiasi sikap empati yang ditunjukkan Kapolres Klaten. Keputusan untuk mengutamakan keselamatan dan kesehatan bayi sebelum melakukan proses penyelidikan merupakan langkah yang sangat tepat. Inilah sosok pemimpin yang mengedepankan nilai kemanusiaan dalam setiap pengambilan keputusan,” ujar Dedi Siregar.

Menurut Dedi, tindakan Kapolres Klaten yang memastikan secara langsung kondisi kesehatan bayi sekaligus memberikan dukungan kepada tenaga medis merupakan bentuk kepedulian yang patut menjadi teladan bagi seluruh aparat penegak hukum di Indonesia.

Berdasarkan keterangan tim medis, kondisi bayi saat ini telah stabil setelah menjalani perawatan intensif akibat sejumlah luka yang ditemukan saat pertama kali dievakuasi. DPP LPPI berharap proses pemulihan kesehatan bayi dapat berjalan optimal hingga benar-benar pulih.

Dedi Siregar juga mengapresiasi sinergi yang dibangun Polres Klaten bersama Dinas Sosial, Rumah Sakit Tegalyoso, serta instansi terkait dalam memenuhi seluruh kebutuhan medis dan perlindungan bagi bayi tersebut selama masa perawatan.
“Kolaborasi lintas instansi seperti ini menunjukkan hadirnya negara dalam memberikan perlindungan kepada warga, khususnya anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa. Ini adalah bentuk pelayanan publik yang patut diapresiasi,” katanya.

Kami mendukung penuh langkah Polres Klaten dalam mengusut tuntas kasus tersebut. Menurut Dedi, penyelidikan yang dilakukan untuk mengungkap identitas pihak yang tega meninggalkan bayi di tengah persawahan harus berjalan secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami percaya Polres Klaten mampu mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa ini. Di sisi lain, kami juga berharap bayi tersebut mendapatkan perlindungan, kasih sayang, serta masa depan yang lebih baik setelah melewati peristiwa yang memilukan ini,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, bayi perempuan tersebut ditemukan warga dalam kondisi tanpa pakaian di tengah kebun jagung Desa Sekarsuli. Warga segera melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan awal sebelum bayi dibawa menggunakan ambulans desa ke Rumah Sakit Tegalyoso untuk mendapatkan penanganan medis.

Kami menilai respons cepat Kapolres Klaten beserta seluruh jajarannya menjadi bukti nyata bahwa Polri terus mengedepankan pendekatan yang humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kepedulian terhadap keselamatan jiwa, khususnya anak-anak, merupakan cerminan pengabdian Polri yang layak mendapatkan apresiasi dari seluruh elemen bangsa. (RED)

Berita Terkait

Di Tengah Banjir dan Kerusakan Infrastruktur, Mualem Dicerca Publik, Siapa Sebenarnya yang Memimpin Aceh?
Narasi Lama Kembali Digulirkan, Aktivis Nasional Bela Budi Arie: Jangan Ada Framing yang Merugikan Reputasi
Aktivis Nasional: Pembentangan Bendera di Samarinda Merupakan Ekspresi Identitas dan Aspirasi, Bukan Serta-Merta Gerakan Keluar dari NKRI
PW GP Al Washliyah Apresiasi BNN dan Polri Ringkus Gembong Narkoba di Kampung Bahari: Kado Nyata Kemerdekaan
Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau Semua Organisasi Pers Melaksanakan Sertifikasi Profesi Wartawan
Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah
Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden
Tanpa Rompi, Tanpa Borgol, Eks Jampidsus Jadi Sorotan: PW GP Al Washliyah Desak Transparansi

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:15 WIB

Aktivis dan Tokoh Pemuda  Apresiasi Kinerja Kapolres & Kasat Narkoba Polres Aceh Tenggara

Senin, 14 September 2026 - 13:28 WIB

Saku Celana Berisi 37 Paket Sabu, Satu Orang Pengedar Diamankan Polres Aceh Tenggara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Legalitas Material Proyek Longsor Aceh Tenggara PT Horas Bangun Persada Dipersoalkan, Mabes Polri dan Polda Aceh Diminta Turun Tangan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Ganja 4,7 Kg Disembunyikan di Bawah Tempat Tidur, Satresnarkoba Bongkar Peredaran di Ketambe

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Perkuat Perang Melawan Narkoba, Kapolres Aceh Tenggara Tegaskan Satresnarkoba Harus Bergerak Hingga ke Akar Jaringan

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Presisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:32 WIB

Dua Jam Berselang, Pengembangan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Berbuah Hasil, Pemasok Sabu Berhasil Diamankan

Berita Terbaru