Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia

ANALISA TIMES

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 00:10 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG,  (11 Juli 2026)  Festival Asia Afrika 2026 berhasil menyedot perhatian ribuan masyarakat. Warga dari berbagai daerah, termasuk Kota Cimahi, rela datang sejak pagi untuk menyaksikan kemeriahan karnaval, mengunjungi bazar UMKM hingga menikmati berbagai pertunjukan yang digelar di kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.

Isrowiah, warga Cimahi Selatan mengaku sengaja datang bersama keluarga setelah mengetahui informasi acara dari media sosial. Ia bahkan berangkat sejak pukul 08.30 WIB agar tidak melewatkan rangkaian kegiatan.

Menurutnya, Festival Asia Afrika menjadi hiburan yang menarik bagi masyarakat tanpa harus bepergian ke luar kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah jadi ada hiburan di dalam kota. Nggak harus keluar kota, macet-macetan. Semoga acara seperti ini sering diselenggarakan,” kata Isrowiah di Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Sabtu 11 Juli 2026.

Ia juga mengapresiasi kemeriahan karnaval yang dinilainya mampu menghadirkan suasana meriah layaknya festival berskala nasional. Kehadiran delegasi dari berbagai negara pun dinilai menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Bandung.

“Alhamdulillah, jadi Indonesia khususnya Kota Bandung semakin mendunia,” ujarnya.

Antusiasme serupa disampaikan Dea, warga lainnya, yang datang bersama keluarganya untuk menghabiskan akhir pekan di Festival Asia Afrika.

Meski cuaca cukup terik, ia menilai seluruh rangkaian acara berlangsung meriah dan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi pengunjung.

“Seru sih, rame. Kayaknya kalau sore lebih ramai lagi,” ujar Dea.

Selain menikmati festival, Dea juga menyempatkan diri mengunjungi bazar yang diisi pelaku UMKM. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan baik untuk memperkenalkan sekaligus meningkatkan penjualan produk lokal.

Ia berharap penyelenggaraan Festival Asia Afrika pada tahun mendatang dapat dibuat lebih besar, semakin meriah bahkan digelar lebih dari sekali dalam setahun.

“Semoga tahun depan lebih ramai lagi. Kalau bisa setahun dua kali pasti lebih seru,” katanya.

Dampak positif festival juga dirasakan para pelaku usaha yang membuka stan di lokasi kegiatan. Rahil, penjaga booth produk kosmetik OMG mengungkapkan, sejak pagi pengunjung terus berdatangan untuk mencoba berbagai produk yang dipamerkan.

“Alhamdulillah dari pagi ramai banget. Banyak pengunjung penasaran dan mencoba tester produk OMG,” ujarnya.

Ia berharap tingginya jumlah pengunjung selama festival dapat berdampak pada peningkatan penjualan.

“Harapannya tentu omzet bisa meledak,” katanya.

Meski tidak sempat menyaksikan langsung karnaval karena menjaga stan, Rahil mengikuti jalannya festival melalui siaran langsung di smartphone. Ia mengapresiasi penampilan para peserta yang dinilainya sangat menarik.

“Menurut aku sudah bagus banget. Makeup dan kostumnya benar-benar proper. Semoga ke depan acaranya lebih besar, lebih ramai dan penampilannya semakin menarik,” tuturnya.

Festival Asia Afrika tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ajang promosi budaya, penguatan sektor pariwisata serta mendorong perputaran ekonomi melalui keterlibatan pelaku UMKM.

Antusiasme masyarakat dan peserta menjadi gambaran bahwa festival ini telah menjadi salah satu agenda yang dinantikan dan memperkuat citra Bandung sebagai kota kreatif yang semakin dikenal di tingkat internasional. (kyy)**

Kepala Diskominfo Kota Bandung

 

Henryco Arie Sapiie

Berita Terkait

Groundbreaking TPPAS Legok Nangka Dimulai, Pemkot Bandung Siapkan Armada Khusus
Kasubag Umpeg Disdikbud Subang Tinjau Langsung Uji Kompetensi Guru di SMPN 4 Subang
PELANTIKAN DPP SWI 2026–2031,SWI Teguhkan Profesionalisme dan Aksi Nyata Lewat Green Impact
. Sudah Masuk Ranking, Tiga Calon Siswa Jalur MBK di SMAN 2 Padalarang Justru Dinyatakan Tak Lolos, Ada Apa?
PKC PMII Jawa Barat Soroti Paradoks Pembangunan, Angka Anak Tidak Sekolah hingga Program MBG
BADKO HMI Jawa Barat Gelar HMI GEMBIRA, Tebar Kebahagiaan Lewat Aksi Sosial
Dr. T.R. Fahsul Falah raih gelar doktor kedua di Unpas, Hadirkan Gagasan Penguatan SPBE dan Reformasi Birokrasi
Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:15 WIB

Aktivis dan Tokoh Pemuda  Apresiasi Kinerja Kapolres & Kasat Narkoba Polres Aceh Tenggara

Senin, 14 September 2026 - 13:28 WIB

Saku Celana Berisi 37 Paket Sabu, Satu Orang Pengedar Diamankan Polres Aceh Tenggara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Legalitas Material Proyek Longsor Aceh Tenggara PT Horas Bangun Persada Dipersoalkan, Mabes Polri dan Polda Aceh Diminta Turun Tangan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Ganja 4,7 Kg Disembunyikan di Bawah Tempat Tidur, Satresnarkoba Bongkar Peredaran di Ketambe

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Perkuat Perang Melawan Narkoba, Kapolres Aceh Tenggara Tegaskan Satresnarkoba Harus Bergerak Hingga ke Akar Jaringan

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Presisi

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:32 WIB

Dua Jam Berselang, Pengembangan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Berbuah Hasil, Pemasok Sabu Berhasil Diamankan

Berita Terbaru